Pencarian 

SEBERAPA PENTINGKAH MENJAGA KEBERSIHAN PASAR TRADISIONAL??

Pasar merupakan salah satu muara pertemuan produsen, penjual dan pembeli dalam dunia perdagangan. Pasar yang dimaksud meliputi pasar modern dan pasar tradisional. Sampai saat ini keberadaan pasar tradisional masih menjadi tulangpunggung rantai perdagangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan pasar modern saat ini juga semakin tumbuh berkembang di beberapa wilayah seiiring dengan tuntutan kebutuhan pasar. Walaupun lambat laun beberapa pasar tradisional berkembang kearah pasar modern mengikuti tuntutan perkembangan zaman. Pemerintah terus berupaya berbenah meningkatkan mutu dengan melakukan penataan pasar tradisional, pengawasan, dan evaluasi baik dari segi infrastruktur maupun peningkatan kwalitas mutu produk yang dijual. Tindakan partisipatif yang paling mudah dan nyata dilakukan oleh masyarakat yaitu dengan selalu menjaga kebersihan di pasar tradisional. Sebagai contoh tidak membuang sampah, pembungkus, puntung rokok, bungkus permen secara sembarangan di lingkungan pasar. Bagaimanakah dengan anda, apakah sudah ikut berpartisipasi?  

Higiene sanitasi merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita dalam mewujudkan keamanan pangan di rantai pasar. Higiene merupakan upaya yang berhubungan dengan kesehatan dan merupakan usaha untuk memperbaiki kesehatan. Sedangkan sanitasi merupakan sebuah upaya tindakan untuk mencegah kemungkinan tumbuh dan berkembangnya bakteri/jasad renik patogen yang dapat merusak bahan makanan yang dijual dan membahayakan kesehatan manusia. Higiene sanitasi memegang peranan penting terhadap kesehatan produk yang dijual di pasar tradisional. Aspek penting terkait Higiene sanitasi di pasar tradisional meliputi tempat/peralatan pasar, personal baik pedagang/konsumen dan lingkungan.

Tomohon 1

Gambar 1. Aktifitas Jual Beli di Pasar Tradisional 

pasar tradisional

Gambar 2. Aktifitas dan Penjajaan Produk Asal Hewan di Pasar Tradisional

BAGAIMANA DENGAN TEMPAT DAN PERALATAN YANG DIGUNAKAN DI PASAR?

Mayoritas pasar tradisional memiliki fasilitas pasar yang minim dan belum menerapkan praktik higiene dengan baik. Higiene tempat/peralatan pasar merupakan syarat utama penjajaan barang dagangan di pasar tradisional terutama terhadap produk pangan. Penataan pasar merupakan salah satu upaya perbaikan dengan cara merenovasi dan memperbaiki fasilitas pasar, penempatan berbagai macam produk sesuai dengan kelompoknya. Menjaga kebersihan pasar merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menerapkan praktik hygiene di pasar tradisional. Membersihkan tempat berjualan dan sekitarnya dari sampah/sisa dagangan yang tak terpakai merupakan kewajiban pedagang dan petugas pasar tradisional untuk menjaga kebersihan pasar. Waktu yang ideal membersihkan kebersihan pasar yaitu saat sebelum dan sesudah berjualan sehingga tidak mengkontaminasi produk yang dijual di pasar. Pasar yang kurang bersih disukai berbagai hewan perantara penyakit seperti tikus, lalat, lipas, semut, labah-labah, kucing liar, kelelawar, anjing, dll. Hal ini akan berdampak negatif terhadap produk yang dijual dipasar terutama bahan-bahan untuk pangan.

MENJAGA KEBERSIHAN PERSONAL

Higiene personal merupakan salah satu bagian penentu yang penting dari salah satu titik kritis rantai keamanan pangan. Higiene personal menyangkut kebiasaan, perilaku dan kecakapan orang dalam mengelola produk. Yang termasuk higiene personal misalnya : kebiasaan mencuci tangan, merokok, menjaga kebersihan pribadi, dan status kesehatan personal. Pada prinsipnya higiene personal di pasar tradisional menyangkut kebersihan dan kesehatan pedagang serta pembeli. Orang yang menangani bahan makanan yang dijual harus sehat tidak menderita penyakit yang dapat mengkontaminasi/membahayakan produk yang dijual misalnya penderita TBC.

Pasar modern 1

Penjajaan di Pasar Modern Terhadap Produk Non-Halal

KONDISI LINGKUNGAN PASAR

Kebersihan lingkungan merupakan faktor yang sangat penting disamping higiene personal dan higiene tempat/peralatan. Higiene lingkungan memerlukan perhatian yang serius karena merupakan kunci dari praktik hygiene di pasar tradisional. Lingkungan disekitar pasar harus dibersihkan sebelum dan sesudah berjualan. Sampah pasar yang menumpuk menjadi salah satu sumber tempat berbiak (breeding place) yang tepat berbagai jenis mikroorganisme pathogen (penyebab penyakit). Disamping itu berbagai jenis perantara penyakit akan berkembang biak dengan mudah, seperti lalat, kecoa/lipas, tikus, ceratopogonidae, dll. Jenis lipas yang biasa terdapat di pasar tradisional misalnya Periplaneta orientalis, P. americana, Blatella germanica, dan Neostylpyga rhombifolia. Jenis lalat yang sering ditemukan dipasar tradisional yaitu Musca domestica, M. conducens, M. asiatica, Chrysomia megacephala, C. rufifacies, dan C. safranea. Serangga dan hewan pengerat dapat berpotensi sebagai vektor mekanik berbagai agen penyakit patogen di pasar tradisional seperti E. coli, Salmonella, Enterobacter, TBC, Pes, Leptospira, dll.

Bagaimana seekor lalat bisa berpotensi memindahkan agen pathogen penyakit? Lalat disebut sebagai vektor mekanik (memindahkan agen penyakit) melalui bulu-bulu kaki (bristle) dan struktur alat mulutnya. Biasanya lalat hinggap sembarangan di tempat becek, sampah, dan kotoran kemudian menghinggapi makanan. Struktur alat mulut lalat bersifat lapping (mengusap) memudahkan penyebaran agen patogen misal; penyakit disentri dan penyakit bakterial. Perilaku alami lalat biasanya memasukkan makanan dan memuntahkan kembali makanan melalui alat mulutnya sehingga mempermudah penyebaran agen patogen tersebut. Kemudian bakteri yang dipindahkan tersebut akan berkembang biak dalam tubuh hospes/manusia hingga menimbulkan gejala penyakit ketika jumlah agen patogen dalam tubuh tak dapat lagi ditolerir oleh daya tahan tubuh. Demikian Semoga bermanfaat (Puguh-Red).

Sekapur Sirih 

Drh. Syamsul Maarif M.Si

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh,

Kami dengan rasa gembira menyambut partisipasi Anda di situs web kami. Sejalan dengan semakin berkembangnya tuntutan masyarakat terhadap fungsi dan peran Kesehatan Masyarakat Veteriner serta seiring kemajuan teknologi informasi saat ini maka situs ini akan kami gunakan untuk melayani dan menghubungkan Anda dengan Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Read more: Sekapur Sirih

 

Polling Kesmavet 

Menjadi Direktorat yang Mampu Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner Profesional dalam Menjamin Kesehatan dan Ketentraman Bathin Masyarakat.

Visi Kesmavet-Paspa

Pengunjung 

We have 24 guests and no members online

Video 

Pengelolaan dan Pelaksanaan Kurban Yang Benar, Aman, dan Nyaman ------------------------------------------------------------- Cara Memilih Hewan Kurban Yang Baik ------------------------------------------------------------- Metode Perobohan dan Pemotongan Hewan (Sapi) ------------------------------------------------------------- Desain Fasilitas Pemotongan Hewan Kurban(Portable) ------------------------------------------------------------- Pemeriksaan Antemortem Postmortem ------------------------------------------------------------- Kesejahteraan Hewan Kurban ------------------------------------------------------------- Nomor Kontrol Veteriner (NKV) ------------------------------------------------------------- Dialog Penerapan Kesejahteraan Hewan ------------------------------------------------------------- Waspada Penyakit Zoonosis ------------------------------------------------------------- Ayam dan Hormon ------------------------------------------------------------- Penggunaan Antimikrobial Yang Bijak -------------------------------------------------------------

Sebaran Pengunjung