Pencarian 

Tulisan Ilmiah Populer

Media Website Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner menerima tulisan yang dikirim ke alamat redaksi melalui email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. . Tulisan bersifat orisinil, aktual dan informatif tentang kesehatan masyarakat veteriner diketik rapi 1,5 spasi. Panjang tulisan 2-3 halaman diketik format *.doc(words file) maksimal 7000 karakter termasuk spasi. Foto pendukung minimal 2 buah  dengan ukuran masing-masing maksimal sebesar 2MB. Sebelum diterbitkan tulisan di review dan disunting oleh Tim redaksi tanpa merubah isinya.  Perlu kami sampaikan sebelumnya pengiriman tulisan gratis dan tidak tersedia honor bagi penulis. 

CARA PRODUKSI PENYAMAKAN KULIT YANG BAIK

CARA PRODUKSI PENYAMAKAN KULIT YANG BAIK

Oleh : drh. Yudi Prastowo

Medik Veteriner Madya, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ditjen Peternakan danKesehatan Hewan

Kementerian Pertanian

Silahkan UNDUH untuk membaca lebih lanjut

KETERSEDIAAN SAPI/KERBAU DAN DAGINGNYA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT KHUSUS KOTA/KAB BIMA DAN KAB DOMPU TAHUN 2015

KETERSEDIAAN SAPI/KERBAU DAN
DAGINGNYA DI PROVINSI NUSA TENGGARA
BARAT KHUSUS KOTA/KAB BIMA DAN KAB
DOMPU TAHUN 2015

 

Oleh : drh. Yudi Prastowo

Medik Veteriner Madya, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ditjen Peternakan danKesehatan Hewan

Kementerian Pertanian

Silahkan UNDUH untuk membaca lebih lanjut

Mobile Slaughter House (Rumah Potong Berjalan)

Drh. Christ Tamboss

FungsionalMedik Veteriner Muda

 

Pendahuluan

USDA pertama kali menyetujui hadirnya Mobile Slaughterhouse (Rumah potong berjalan) di  Lopez Island pada tahun 2002 dan telah mensertifikasi 8 unit lain di seluruh negeri untuk hewan besar - sapi, domba dan babi. 

"Orang-orang ingin membeli barang-barang mereka secara lokal dan mereka ingin membeli dari Anda bukan counter di Safeway atau Food Lion atau dari beberapa rumah jagal anonim yang memakai antibiotik pada hewannya sehingga mereka tidak akan sakit," kata Dick Stoner, yang memelihara  sapi black angus pada peternakan di Sharpsburg, Md.

Sama halnya dengan para tetangganya, Stoner menjual ternaknya  untuk di potong  di RPH. Dia memempunyai ide untuk membangun sebuah Mobile Slaughter . "Kami semua memiliki peternakan dalam jangkauan waktu 1,5 jam. Yang harus kita lakukan adalah menghubungkan pembeli di kota dengan peternakan ini dan mencari cara untuk menyalurkan daging ke pembeli."

Pembuatan Mobile slaughterhouse memakan biaya sekitar  $ 250.000, atau sekitar seperempat dari pembuatan RPH permanen dan kemungkinan sedikit mengalami pertentangan dari masyarakat. "Tidak ada yang ingin tinggal di dekat dengan rumah jagal," kata Stoner. (Lyndsey Layton, 2010)

Dari informasi tersebut diatas di Amerika Serikat mulai terjadi pergerseran penggunaan Rumah Potong Hewan permanen, dimana Mobile Slaughterhouse menjadi sebuah kebutuhan dalam penyediaan daging sapi lokal. Konsep ini lebih baik dalam hal penerapan kesejahteraan hewan, dimana hewan tidak perlu dibawa ke Rumah Potong Hewan sebaliknya Rumah Potong Hewan datang ke peternakan atau dengan kata lain dengan menggunakan Mobile Slaughterhouse stress hewan pada saat transportasi hewan dapat diabaikan.

slaughter house tamboss 1

 

Read more: Mobile Slaughter House (Rumah Potong Berjalan)

PENYAKIT ASAL MAKANAN (FOODBORNE DISEASE) YANG DISEBABKAN MIKRO-ORGANISME

PENYAKIT ASAL MAKANAN (FOODBORNE DISEASE) YANG DISEBABKAN MIKRO-ORGANISME

Oleh : drh. Yudi Prastowo

Medik Veteriner Madya, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan

Kementerian Pertanian

 

Silahkan UNDUH untuk membaca lebih lanjut

Pengendalian Birahi Sapi Betina Bibit dengan Prostaglandin F2α

Drh. Yudi Prastowo

Medik Veteriner Madya

 

birahi p yudi 1

Pendahuluan

Pada sapi normal seringkali gejala estrus tidak terlihat secara jelas. Hal ini terjadi karena ada beberapa jenis estrus pada sapi betina diantaranya birahi tenang (silent estrus), birahi palsu, hiperestrus (birahi berlebihan). Ketiga jenis gejala estrus tersebut merupakan jenis birahi yang tidak normal pada sapi yang normal. Dengan kata lain sapi betina tersebut sebenarnya dalam keadaan sehat dan normal, hanya saja birahi atau gejala estrusnya tidak wajar (abnormal). Beberapa hal yang menyebabkan abnormalitas ini:

·       Pakan yang kurang, sudah pasti sangat mempengaruhi birahi pada sapi.

·   Kelebihan pemberian konsentrat, kelebihan konsentrat bisa menyebabkan sapi mengalami hiperestrus (birahi berlebihan).

 

Adanya gangguan reproduksi pada sapi betina tersebut sering terlihat sapi betina tersebut majir. Gangguan reproduksi dapat juga terjadi pada organ reproduksi antara lain radang uterus, mummifikasi fetus. Pada organ reproduksi seperti corpus luteum atau indung telur cacat dapat menyebabkan proses ovulasi tidak terjadi, sehingga gejala estrus sapi betina tersebut tidak pernah terlihat.

Gangguan birahi lainnya seperti sekresi hormon penunjang reproduksi diantaraya FSH, LH, dan Estrogen ini tidak normal maka akan terjadi birahi yang tidak normal.

Read more: Pengendalian Birahi Sapi Betina Bibit dengan Prostaglandin F2α

Sekapur Sirih 

Drh. Syamsul Maarif M.Si

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh,

Kami dengan rasa gembira menyambut partisipasi Anda di situs web kami. Sejalan dengan semakin berkembangnya tuntutan masyarakat terhadap fungsi dan peran Kesehatan Masyarakat Veteriner serta seiring kemajuan teknologi informasi saat ini maka situs ini akan kami gunakan untuk melayani dan menghubungkan Anda dengan Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Read more: Sekapur Sirih

 

Polling Kesmavet 

Menjadi Direktorat yang Mampu Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner Profesional dalam Menjamin Kesehatan dan Ketentraman Bathin Masyarakat.

Visi Kesmavet-Paspa

Pengunjung 

We have 24 guests and no members online

Video 

Pengelolaan dan Pelaksanaan Kurban Yang Benar, Aman, dan Nyaman ------------------------------------------------------------- Cara Memilih Hewan Kurban Yang Baik ------------------------------------------------------------- Metode Perobohan dan Pemotongan Hewan (Sapi) ------------------------------------------------------------- Desain Fasilitas Pemotongan Hewan Kurban(Portable) ------------------------------------------------------------- Pemeriksaan Antemortem Postmortem ------------------------------------------------------------- Kesejahteraan Hewan Kurban ------------------------------------------------------------- Nomor Kontrol Veteriner (NKV) ------------------------------------------------------------- Dialog Penerapan Kesejahteraan Hewan ------------------------------------------------------------- Waspada Penyakit Zoonosis ------------------------------------------------------------- Ayam dan Hormon ------------------------------------------------------------- Penggunaan Antimikrobial Yang Bijak -------------------------------------------------------------

Sebaran Pengunjung