Pencarian 

Kesmavet Produk.pnghewan.pngim1

Visi Dan Misi

Visi pembangunan peternakan adalah

Menjadi Direktorat Jenderal yang profesional dalam mewujudkan peternakan dan kesehatan hewan yang berdaya saing dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya lokal untuk mewujudkan penyediaan dan keamanan pangan hewani serta meningkatkan kesejahteraan peternak.

Sejalan dengan visi pembangunan peternakan, definisi Kesehatan Masyarakat Veteriner dan lingkup fungsi Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner sebagaimana telah dijabarkan di muka, maka ditetapkan visi dan misi sebagai berikut:

VISI

Menjadi Direktorat yang Mampu Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Profesional dalam Menjamin Kesehatan dan Ketentraman Bathin Masyarakat.

Visi tersebut mengandung 4 (empat) kata kunci yang merupakan pernyataan keinginan atau mencerminkan mimpi Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner. Keempat kata kunci tersebut yakni: (1) profesional; (2) menjamin; (3) kesehatan masyarakat; dan (4) ketentraman bathin masyarakat.

  • Profesional; mampu mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban dengan penuh tanggungjawab berdasarkan pada target sasaran yang telah ditetapkan.

  • Menjamin; Pemerintah memberikan jaminan bahwa produk pangan hewani yang beredar di masyarakat merupakan produk yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH), dan produk hewan non pangan yang aman, memiliki nilai tambah serta berdaya saing.

  • Kesehatan Masyarakat; melalui jaminan produk hewan yang ASUH maka tidak akan menimbulkan dampak bagi kesehatan manusia.

  • Ketentraman Bathin Masyarakat; melalui jaminan produk hewan yang ASUH maka tidak akan menimbulkan keraguan bagi masyarakat menyangkut kehalalan suatu produk pangan asal hewan.

Aman; produk hewan dinyatakan aman dari bahaya biologi, kimiawi dan fisik.

Sehat; produk hewan dinyatakan mengandung gizi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Utuh; produk hewan dinyatakan tidak bercampur antara produk hewan yang satu dengan lainnya dengan maksud untuk mengelabui konsumen.

Halal; produk hewan dinyatakan telah sesuai dengan standar kehalalan suatu produk yang dikeluarkan melalui Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

MISI

Dalam upaya mewujudkan visi tersebut di atas, ditetapkan misi yang harus diemban oleh Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner yang sejalan dengan misi-misi pembangunan peternakan, maka misi Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner adalah:

  1. Merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan bidang penjaminan pangan asal hewan yang ASUH.
  2. Merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan bidang penjaminan keamanan produk hewan non pangan (PHNP).
  3. Merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan bidang perlindungan sumber daya hewani, manusia, dan lingkungan dari penyakit zoonotik serta eksotik.
  4. Merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan bidang kesejahteraan hewan.
  5. Merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan bidang peningkatan nilai tambah produk hewan.
  6. Meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM), penyelenggaraan pelayanan di bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner kepada masyarakat.

Sekapur Sirih 

IMG 20170919 151033

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh,

Kami dengan rasa gembira menyambut partisipasi Anda di situs web kami. Sejalan dengan semakin berkembangnya tuntutan masyarakat terhadap fungsi dan peran Kesehatan Masyarakat Veteriner serta seiring kemajuan teknologi informasi saat ini maka situs ini akan kami gunakan untuk melayani dan menghubungkan Anda dengan Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Read more: Sekapur Sirih

 

Polling Kesmavet 

Menjadi Direktorat yang Mampu Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner Profesional dalam Menjamin Kesehatan dan Ketentraman Bathin Masyarakat.

Visi Kesmavet-Paspa

Pengunjung 

We have 9 guests and no members online

Video 

Pengelolaan dan Pelaksanaan Kurban Yang Benar, Aman, dan Nyaman ------------------------------------------------------------- Cara Memilih Hewan Kurban Yang Baik ------------------------------------------------------------- Metode Perobohan dan Pemotongan Hewan (Sapi) ------------------------------------------------------------- Desain Fasilitas Pemotongan Hewan Kurban(Portable) ------------------------------------------------------------- Pemeriksaan Antemortem Postmortem ------------------------------------------------------------- Kesejahteraan Hewan Kurban ------------------------------------------------------------- Nomor Kontrol Veteriner (NKV) ------------------------------------------------------------- Dialog Penerapan Kesejahteraan Hewan ------------------------------------------------------------- Waspada Penyakit Zoonosis ------------------------------------------------------------- Ayam dan Hormon ------------------------------------------------------------- Penggunaan Antimikrobial Yang Bijak -------------------------------------------------------------

Sebaran Pengunjung